Lebih baik kpr syariah atau konvensional?

lebih baik kpr syariah atau konvensional

Senangnya ketika rumah yang lama telah terjual, tapi tujuan rumah yang lama dijual adalah agar bisa membeli rumah yang lebih baik, dilokasi yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan. bagi anda yang sedang proses menjual rumah dan juga belum terjual sampai dengan saat ini, anda bisa mengikuti trik jual rumah agar cepat laku supaya cepat pindah kerumah yang baru.

Ingin beli rumah baru lebih baik kpr syariah atau konvensional ya?


Rumah lama terjual masih bingung? "kalau beli rumah baru dengan cara Cash nanti tidak ada sisa untuk keperluan lain, bagaimana kalau beli secara Kredit? beli rumah cash atau kredit ya?" yang pasti anda harus memiliki perencanaan yang matang saat ingin membeli rumah baru, jika dirasa uang hasil penjualan rumah lama pas-pas an mau tak mau anda membeli rumah dengan cara KPR, karena saat membeli rumah ada beberapa biaya lain yang harus dipersiapkan selain dari harga rumah.

Untuk proses beli rumah dengan cara KPR itu sendiri ada biaya-biaya prosesnya yang harus anda bayar, belum lagi anda juga harus menyiapkan biaya akad jual beli yang berhubungan dengan legalitas dan lain sebagainya, sebaiknya anda persiapkan saja ancar-ancar anggaran untuk menyelesaikan biaya-biaya tersebut sebesar 15% dari harga rumah yang akan anda beli.

Setelah sepakat ingin membeli rumah secara KPR anda akan kembali disodorkan pilihan lebih baik kpr syariah atau konvensional? memang sebuah pilihan akan selalu ada akan tetapi bagi anda yang memang telah merencanakannya hal-hal demikian seharusnya sudah ada dalam main map anda, akan dibawa kemana tujuan anda tersebut.

Kalau anda masih bingung berikut ini penjelasan mengenai kpr yang berhubungan dengan sistem dan prosedur transaksinya banyak orang bertanya lebih baik kpr syariah atau konvensional? dalam hal ini kita membicarakan dari sudut pandang sistem yang memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan cara pandang  masing-masing.

Aturan Bank Indonesia untuk sistem KPR Syariah maupun Konvensional


Kita sudah tahu ya, bahwa peraturan bank Indonesia telah menetapkan kepada sistem KPR Syariah atau Konvensional bahwa, kebijakan Uang Muka pembelian rumah harus minimal 30% dari harga Transaksi, dengan asumsi rumah tersebut memiliki luas bangunan diatas 70 meter2, jika luas bangunan rumah dibawah ukuran tersebut uang muka bisa sampai 10% atau disesuaikan dengan kemampuan.

Sistem KPR yang digunakan bank syariah


Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dari sistem KPR syariah adalah hanya terdapat beberapa perbedaan prinsip yang tidak terlalu jauh dari sistem konvensional aturan mainnya adalah sebagai berikut:

  • Mungkin kita sering memperhatikan jangka waktu kredit yang ditawarkan oleh kebanyakan bank yang menggunakan sistem syariah adalah maksimal 15 tahun lamanya.
  • Untuk pemberlakuan bunga pun flat, ada yang flat berjenjang ada juga flat sampai dengan jangka waktu maksimalnya. Jika terjadi kenaikan suku bunga bank tidak akan mempengaruhi besaran cicilan. Artinya flat-flat saja.
  • Ada dua istilah akad mudharabah yaitu akad jual beli dan akad mutanaqisah yaitu akad antara dua pihak atau lebih yang berserikat atau berkongsi terhadap suatu barang, dimana salah satu pihak kemudian membeli bagian pihak lainnya secara bertahap
  • Jika dalam proses mencicil nasabah melunasi angsuran sebelum jatuh tempo yang disepakati, maka nasabah tidak akan dikanakan finalty atau denda.

Sistem KPR yang digunakan bank konvensional

Untuk peraturan yang ditetapkan dari bank yang menggunakan sistem KPR konvensional adalah kelihatannya sedikit lebih mudah dan to the point akan tetapi sekali lagi ini adalah bagaimana cara pandang anda dalam menyikapi sebuah sistem yang sesuai dengan kebutuhan anda, mengenai kelebihan dan kekurangan penilaian ada ditangan anda. Berikut aturan mainnya:

  • Kalau untuk bank konvensional jangka waktu cicilan bisa sampai dengan 20 tahun, bahkan ada segelintir bank yang menerapkan jangka waktu cicilan hingga 25 tahun lamanya. cocok bagi anda yang memiliki kemampuan cicilan yang minim.
  • Penetapan bunga tidak flat alias floating akan tetapi ada beberapa bank yang menerapkan cicilan fix mulai dari 1,2,3 atau 5 tahun dan setelah masa tersebut berakhir maka cicilan akan mengikuti tren bunga yang sedang berlaku dipasaran. kadang cicilan bisa lebih kecil atau bahkan sebaiknya dan ini berjalan sampai dengan jangka waktu yang telah disepakati maksimal 25 tahun.
  • Dalam sistem bank konvensional akad jual beli dilakukan seperti pada umumnya.
  • Ketika anda memiliki dan cukup untuk melunasi angsuran KPR anda, dalam kpr sistem konvensional nasabah akan dikenakan denda atau finalty sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekarang pilihan ada ditangan anda, ketika rumah lama anda telah terjual anda sibuk memastikan untuk membeli rumah baru dengan cara cash atau KPR? dan ketika keputusan beli rumah baru telah ditetapkan KPR anda masih menemukan pilihan lagi, lebih baik kpr syariah atau konvensional? ya begitulah perjalanan hidup semua serba harus memilih. Jangan bingung! jual beli rumah dan properti pilihlah yang terbaik bagi anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lebih baik kpr syariah atau konvensional?"

Post a Comment